Example floating
Example floating
Legislatif

Mikdar Ilyas Sarankan Program MBG Jangan Diganti Uang

68
×

Mikdar Ilyas Sarankan Program MBG Jangan Diganti Uang

Sebarkan artikel ini
Mikdar Ilyas / Foto : Ist.

LEGISLATIF – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar sebaiknya tidak diganti dengan pemberian uang tunai sebagaimana diusulkan sebagian masyarakat. Menurutnya, tujuan utama program ini adalah memastikan anak-anak mendapatkan gizi seimbang, bukan sekadar menerima bantuan.

“Saya tetap pada prinsip lebih baik makanan, karena kalau sudah berbentuk uang, banyak kemungkinan tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. Padahal inti program ini untuk memastikan anak-anak kita makan bergizi,” kata Mikdar di ruang kerjanya, Senin (22/9/2025).

Ia menilai kasus keracunan makanan yang pernah terjadi tidak bisa dijadikan alasan untuk menghapus program MBG. Menurutnya, masalah tersebut muncul karena tidak semua dapur penyedia menjalankan ketentuan dengan benar.

“Kalau setiap dapur mengikuti aturan, seharusnya tidak terjadi keracunan. Di dapur itu kan ada koki, ada pihak rumah sakit, ada accounting, jadi semua ada mekanismenya. Kalau memang dapurnya tidak layak, jangan diberi izin. Stop saja, supaya tidak berdampak pada anak-anak,” tegasnya.

Politisi senior ini juga mendorong pemerintah memperketat pengawasan terhadap penyedia makanan agar standar kebersihan dan menu sehat benar-benar diterapkan. Ia menekankan bahwa dapur yang layak jauh lebih banyak dibanding yang tidak, sehingga harus diprioritaskan.

Lebih lanjut, Mikdar menegaskan bahwa MBG merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Menurutnya, salah satu faktor penentu kecerdasan anak adalah makanan bergizi sejak dini.

“Untuk menyiapkan generasi 2045, bukan soal jumlah orangnya yang kurang, tapi kecerdasan yang harus ditingkatkan. Nah, salah satu faktor yang menentukan kecerdasan itu makanan. Maka dari itu, MBG harus diberikan dalam bentuk makanan, bukan uang,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *