Example floating
Example floating
Legislatif

Wakil Ketua DPRD Lampung, Ismet Roni Dorong Evaluasi dan Optimalisasi PAD

58
×

Wakil Ketua DPRD Lampung, Ismet Roni Dorong Evaluasi dan Optimalisasi PAD

Sebarkan artikel ini
Ismet Roni / Foto : Ist.

LEGISLATIF – Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ismet Roni, angkat bicara terkait realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) keseluruhan baru mencapai 79 persen.

Ismet menyatakan, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama seluruh pemangku kepentingan guna melakukan perbaikan ke depan.

“Tentu ini menjadi evaluasi kita bersama. Kalau kemarin salah satu alasannya karena penerapan opsen pajak, maka itu harus kita jadikan peluang. Perlu kerja sama dengan kabupaten/kota. Polanya bagaimana, ya kita duduk bersama dan dibicarakan,” ujar Ismet di lingkungan DPRD Lampung, Rabu (7/1/2026).

Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), agar lebih terbuka dan transparan dalam penyampaian data. Ke depan, DPRD bersama pemerintah daerah akan menyusun perencanaan pendapatan yang lebih realistis.

Selain itu, evaluasi juga akan diarahkan pada optimalisasi seluruh potensi PAD, termasuk dari sektor pertambangan seperti galian C, Pajak Air Permukaan, serta sektor-sektor lainnya.

“Sekecil apa pun potensinya akan kita gali. Saya optimistis kondisi pendapatan dan belanja daerah tahun ini akan lebih baik dan sehat,” tegasnya.

Menanggapi kritik keras dari luar pemerintahan, Ismet menilai hal tersebut seharusnya dijadikan bahan introspeksi.
“Jadikan itu sebagai imun, sebagai vitamin agar kita ke depan bisa lebih baik,” katanya.

Untuk langkah perbaikan ke depan, DPRD Lampung, lanjut Ismet, siap memfasilitasi apabila terdapat persoalan dalam proyeksi pendapatan daerah.

“Di DPRD ada Komisi III, ada pimpinan juga. Kami siap memfasilitasi, mengundang perusahaan, stakeholder, dan pihak terkait lainnya. Apa yang perlu diselesaikan, kita bantu komunikasikan. Kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kepada wajib pajak, khususnya objek PKB.“Pelayanan kepada objek pajak kendaraan harus dipermudah. Perlu koordinasi dengan stakeholder terkait, duduk bersama, menyusun pola pelayanan yang lebih baik. Saya optimis APBD kita akan naik dan sehat kedepannya,” ucapnya.

Terkait persoalan tunda bayar, Ismet mengaku optimistis masalah tersebut dapat diselesaikan di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.”Tahun lalu sekitar Rp500 miliar lebih bisa diselesaikan. Saya optimistis tunda bayar sekitar Rp150 miliar ini juga bisa dituntaskan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *