Example floating
Example floating
Berita

Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya

10
×

Atasi Permasalahan Sampah, Mahasiswa KKN Unila Inovasikan Rocket Stove di Kelurahan Campang Raya

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Unila/Ist.

LAMPUNG –  Pertumbuhan kawasan urban di Kelurahan Campang Raya membawa konsekuensi logis pada meningkatnya volume limbah padat rumah tangga. Minimnya akses layanan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di beberapa titik, seperti di RT 01 LK 1, memicu praktik pembuangan sampah sembarangan yang berujung pada pencemaran lingkungan serius.

Menanggapi isu kesehatan dan kualitas udara tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) mengambil langkah proaktif dengan menginisiasi program pembuatan Rocket Stove sebagai teknologi tepat guna pengelolaan sampah mandiri yang ramah lingkungan.

Dengan adanya inovasi untuk mengubah pola pembakaran konvensional diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat selama ini, pembakaran sampah secara terbuka oleh warga menjadi penyumbang utama penurunan kualitas udara di wilayah tersebut. Emisi asap dari pembakaran terbuka berisiko tinggi terhadap gangguan pernapasan masyarakat sekitar.

Hadirnya Rocket Stove menjadi angin segar. Teknologi ini dirancang untuk menciptakan pembakaran yang efisien melalui sistem sirkulasi udara yang optimal. Dengan suhu pembakaran yang lebih tinggi dibandingkan api terbuka, alat ini mampu meminimalisir emisi asap dan gas berbahaya.

Program kerja ini merupakan Hasil Kolaborasi dan Musyawarah Warga setempat, Program ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan hasil dari proses panjang survei lapangan dan musyawarah bersama warga, Penentuan titik penempatan rocket stove diputuskan berdasarkan kesepakatan bersama untuk memastikan alat ini dapat diakses secara efektif oleh warga yang paling terdampak keterbatasan sarana pembuangan sampah.

Perwakilan mahasiswa KKN Unila menyatakan bahwa tantangan sampah di Campang Raya memerlukan pendekatan di sumbernya. Dengan memberikan edukasi mengenai metode penanganan sampah yang benar, diharapkan warga tidak lagi bergantung pada pembuangan liar.

“Kami melihat adanya korelasi kuat antara peningkatan volume sampah dengan kebutuhan metode penanganan yang praktis. Rocket stove adalah jembatan teknologi sederhana agar warga bisa mengelola sampahnya tanpa merusak kualitas udara,” pungkas Koordinator Desa KKN Unila.

Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN Unila berharap Campang Raya dapat menjadi contoh kelurahan yang mampu mengelola tantangan urbanisasi dengan solusi mandiri dan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *