Example floating
Example floating
Legislatif

Reses di 12 Titik, Fatikhatul Khoiriyah Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan

12
×

Reses di 12 Titik, Fatikhatul Khoiriyah Serap Aspirasi BPJS Mati hingga Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG UTARA – Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan Lampung Utara dan Way Kanan, Fatikhatul Khoiriyah, menggelar reses di 12 titik yang tersebar di dapilnya, termasuk di Kecamatan Sungkai Utara.

Dalam rangkaian reses tersebut, berbagai persoalan mendasar disampaikan masyarakat. Salah satu keluhan utama adalah banyaknya kartu BPJS yang tidak aktif (mati), sehingga warga kesulitan mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

Selain itu, masyarakat juga meminta bantuan pembangunan jalan desa yang rusak. Kondisi infrastruktur yang belum memadai dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, terutama di wilayah pedesaan.

Aspirasi lain yang mencuat adalah perhatian terhadap guru ngaji di kampung-kampung. Warga berharap ada dukungan dan penghargaan yang lebih layak bagi para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat.

Tak hanya itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan untuk pondok pesantren, masjid, dan mushola sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas ibadah dan pendidikan agama.

Di sektor ekonomi, warga turut meminta bantuan bibit ikan guna mendukung usaha perikanan skala kecil yang menjadi sumber penghasilan tambahan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Fatikhatul Khoiriyah menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan di tingkat provinsi.

“Reses ini adalah ruang bagi masyarakat menyampaikan kebutuhan riil mereka. Masalah kesehatan, infrastruktur, pendidikan agama, hingga pemberdayaan ekonomi akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian serius,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dapat mempercepat penyelesaian persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat di Lampung Utara dan Way Kanan. (L*)

Editor: M. Davit Saputra, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *