Example floating
Example floating
Lampung

Pegawai Bulog Di Tuba Tewas Dibunuh Karena Motif Dendam

33
×

Pegawai Bulog Di Tuba Tewas Dibunuh Karena Motif Dendam

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG – Seorang pegawai Bulog Kantor Cabang Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang, berinisial AF (40), ditemukan tewas dengan luka sabetan senjata tajam di depan kosannya di Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, pada Jumat, 13 Maret 2026 lalu. Dipicu pelaku sakit hati dengan korban.

Rekan korban sekaligus saksi mata, Suhebi membantah bahwa penyebab keributan korban dan kedua pelaku bukan karena memperebutkan LC atau pemandu lagu ditempat karaoke.

“Nggak ada keributan karena LC, saya dan rekan-rekan korban semua jadi saksinya, berita yang beredar itu tidak benar. Jadi pelaku ini sakit hati sama korban,” tegasnya, Sabtu 28 Maret 2026.

Suhebi menjelaskan kronologi itu berawal saat salah satu pelaku kerap membuat keributan di belakang kosan yang ditempati ia bersama korban. Kemudian, salah satu penghuni kosan meminta menegur pelaku untuk tidak membuat keributan.

“Setelah kejadian itu, pelaku mendatangi kosan korban di pagi hari untuk meminta maaf, saya sudah bilang sama korban untuk memaafkan pelaku, lalu korban ingin melihat pelaku, bagitu korban keluar dan sempat ngobrol dengan pelaku, yang saya dengar, salah satu pelaku berkata, gua ngomong apa sama lo, lalu korban sudahlah nggak apa-apa,” terangnya.

Tiba-tiba, lanjut Suhebi, satu pelaku muncul dari lorong kosan hendak menyerangnya menggunakan senjata tajam. Lalu ia langsung replek masuk kedalam kosan, sedangkan korban masih di luar kamar kosan bersama kedua pelaku.

“Terus saya minta tolong teman-teman yang sedang tidur untuk membantu almarhum. Tak lama ibu kosan berteriak minta tolong selamatkan korban, ketika kami keluar korban sudah tergeletak bersimbah darah, sedangkan pelaku sudah tidak ada,” kata dia.

Ia menegaskan bahwa kedua pelaku menganiaya korban hingga tewas karena sakit hati dengan korban. Bukan karena rebutan pemandu lagu atau ditempat hiburan malam.

“Intinya salah satu pelaku sakit dengan korbanlah. Tapi bukan karena gara-gara rebutan LC, itu nggak benar,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan pernyataan terkait penyebab keributan korban dan pelaku karena pemandu lagu.

“Kami tidak pernah memberikan keterangan penyebab keributan yang menewaskan korban karena rebutan LC dan juga tidak pernah menyampaikan keributan ditempat karaoke. Jadi pelaku ini motif dendam dengan korban,” tegasnya.

Yuni juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban,”Kami turut berduka cita atas kepergian korban. Semoga istri dan keluarganya diberikan kesabaran,” tandasnya.(An)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *