LAMPUNG – Musyawarah Wilayah (Musywil) VI Mathla’ul Anwar Provinsi Lampung menjadi momentum penting untuk memperkuat arah dan program kerja organisasi ke depan. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 25 Oktober 2025 ini diikuti oleh berbagai unsur pengurus wilayah, cabang, dan lembaga pendidikan di bawah naungan Mathla’ul Anwar.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Mathla’ul Anwar Lampung yang terpilih secara aklamasi, Didi Mawardi, menjelaskan bahwa dalam Musywil kali ini dibentuk beberapa komisi yang akan membahas berbagai aspek penting organisasi, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta program kerja pengurus wilayah periode mendatang.
“Fokus kita saat ini adalah melakukan konsolidasi dengan madrasah dan pondok pesantren Mathla’ul Anwar yang ada di Provinsi Lampung. Tujuannya agar bisa membenahi lembaga pendidikan tersebut supaya lebih baik, lebih maju, dan lebih bermanfaat untuk umat,” ujar Didi Mawardi.
Ia menegaskan, harapan besar masyarakat terhadap Mathla’ul Anwar adalah agar lembaga pendidikan di bawah naungan organisasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan generasi muda dalam hal pembelajaran agama, pembentukan kemandirian, serta kedisiplinan.
“Melalui madrasah dan pondok pesantren yang kita miliki — mulai dari tingkat ibtidaiyah, tsanawiyah, hingga aliyah — kami ingin memastikan para siswa memiliki pemahaman agama yang kuat dan keilmuan yang baik. Dengan begitu, mereka dapat menjadi benteng terhadap pengaruh negatif perkembangan zaman,” lanjutnya.
Selain fokus pada pembenahan lembaga pendidikan, Didi juga menyoroti pentingnya memberikan edukasi digital kepada peserta didik. Ia menilai bahwa keterbukaan teknologi dan informasi tidak selalu berdampak negatif, asalkan diarahkan dengan benar.
“Dunia yang semakin terbuka ini harus dimanfaatkan secara positif. Anak-anak perlu kita bimbing agar memanfaatkan gadget untuk menambah ilmu dan wawasan, bukan sebaliknya. Kalau diarahkan dengan baik, insyaallah hasilnya akan baik,” tutupnya.(**)












