Example floating
Example floating
Politik

PDIP Lampung Dorong Pemuda Jadi Kader Gagasan, Bukan Generasi Instan

132
×

PDIP Lampung Dorong Pemuda Jadi Kader Gagasan, Bukan Generasi Instan

Sebarkan artikel ini
FGD memperingati Hari Sumpah Pemuda di DPD PDI Perjuangan Lampung /Tentanglampung.com

LAMPUNG – DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung mengajak generasi muda untuk melanjutkan perjuangan bangsa yang berideologi Pancasila dan berdaya pikir kritis.

Hal itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Yang Muda, yang Bersuara” yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Lampung, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini menghadirkan akademisi, mahasiswa, dan aktivis muda untuk membahas arah gerak pemuda di era digital.

Akademisi dari Universitas Lampung Dr. Darmawan Purba sependapat bahwa pemuda kini perlu menjadi kekuatan berbasis pengetahuan (knowledge force).“Pemuda hari ini berani bersuara di media sosial, tapi belum banyak yang membangun suara kolektif di dunia nyata. Aktivisme pemuda harus bergeser dari moral force menjadi knowledge force,” katanya.

Sementara itu, Prof. Arizka Warganegara mengingatkan bahaya budaya instan di kalangan generasi Z.“Banyak anak muda sekarang ingin serba cepat. Contohnya, ada yang menyusun skripsi pakai ChatGPT tanpa proses berpikir. Ini berbahaya bagi masa depan intelektual bangsa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti menurunnya rasa nasionalisme di kalangan muda.“Kita terlalu banyak mengagumi produk luar negeri dan melupakan potensi dalam negeri. Padahal, nasionalisme harus tumbuh dari kemandirian dan kebanggaan terhadap karya sendiri,” tegasnya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Dr. Donald Harris Sihotang  menegaskan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang menjadikan pendidikan kader sebagai fondasi utama.“PDI Perjuangan tidak melahirkan kader instan. Ada proses kaderisasi dan sekolah partai bagi calon legislator maupun eksekutif. Ini bentuk tanggung jawab partai dalam menyiapkan pemimpin yang beridealisme kuat,” ujarnya.

Donald menambahkan, setiap kader partai berlambang banteng ini dituntut untuk memelihara tiga hal penting, diantaranya:

  1. Menjaga idealisme,
  2. Berjuang dengan karya, bukan hanya kata-kata, dan
  3. Merawat persatuan dalam keberagaman.

“PDI Perjuangan besar karena rakyat, dan akan terus kembali untuk rakyat,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *