PESAWARAN – Sebanyak 110 siswa dan guru UPTD SMPN Satu Atap 9 Pesawaran menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di sekolah tersebut. Antusiasme tampak sejak pagi hari, ketika para siswa dengan gembira menerima menu makanan bergizi yang disiapkan melalui program pemerintah tersebut.
Uti Latifah mengatakan bahwa implementasi MBG menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesehatan peserta didik. Ia menilai program ini menunjukkan perhatian Presiden terhadap kesejahteraan anak sekolah, terutama di daerah yang memerlukan dukungan gizi tambahan.
“Ini pertama kalinya sekolah kami menerima Program Makan Bergizi Gratis. Kami sangat mengapresiasi langkah Presiden yang menghadirkan program ini. Dampaknya sudah terlihat; siswa tampak lebih bersemangat dan fokus selama mengikuti pelajaran,” ujar Kepala Sekolah UPTD SMPN SATAP 9 Pesawaran, Senin (17/11).

Menurutnya, program ini membawa dampak langsung bagi pemenuhan gizi serta meningkatkan kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. “Kami berharap program ini dapat terus berlanjut. Bila kebutuhan gizi siswa terpenuhi, kualitas belajar pasti meningkat,” tambahnya.
Diketahui, Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan makan siang gratis yang dicanangkan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menekan angka stunting, mengurangi kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pelibatan sektor-sektor penyedia bahan pangan lokal.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan menargetkan lahirnya generasi unggul yang mampu memanfaatkan momentum bonus demografi serta mendorong Indonesia menuju status negara maju.
Program MBG mulai digulirkan secara nasional pada 6 Januari 2025, dengan target menjangkau 82,9 juta penerima, termasuk siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.












