Example floating
Example floating
Lampung

Buka Muswil ke-4 Fokal IMM, Gubernur Mirza Tegaskan Peran Strategis Muhammadiyah bagi Lampung

40
×

Buka Muswil ke-4 Fokal IMM, Gubernur Mirza Tegaskan Peran Strategis Muhammadiyah bagi Lampung

Sebarkan artikel ini
Rahmat Mirzani Djausal / ist.

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Provinsi Lampung di Hotel Grand Anugerah, Rabu (26/11).

Dalam sambutannya, Mirza menilai tema Muswil “Kolaborasi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas” sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa, terutama dalam mendorong sinergi daerah, generasi muda, dan kekuatan masyarakat sipil menuju 2045.

Ia menegaskan bahwa gerakan IMM berakar pada visi Muhammadiyah untuk menghadirkan Islam berkemajuan menggabungkan iman, ilmu pengetahuan, dan amal sosial untuk menciptakan masyarakat yang maslahat.

Karena itu, IMM memegang peran kaderisasi intelektual profetik, sementara Fokal IMM meneruskan peran strategis itu melalui kontribusi alumni di berbagai bidang.

Gubernur Mirza menyoroti perkembangan organisasi Islam di tingkat global yang kini bergerak tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga pendidikan, kesehatan, filantropi, advokasi sosial hingga inovasi ekonomi.

Muhammadiyah, katanya, adalah contoh paling nyata di Indonesia tentang bagaimana nilai Islam dapat diterjemahkan menjadi sistem pelayanan publik yang modern dan bermanfaat luas.

“Lampung membutuhkan kehadiran Muhammadiyah, bukan hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat etika publik, menyiapkan generasi cerdas, hingga menggerakkan pembangunan ekonomi-sosial,” ujar Mirza.

Menurutnya, Indonesia Emas tidak akan tercapai tanpa daerah yang kuat, dan daerah yang kuat hanya lahir dari masyarakat yang beriman, berkarakter, dan berilmu. Lampung sendiri memiliki modal besar: potensi pertanian, kekayaan laut, budaya yang kokoh, dan generasi muda yang kreatif.

“Fokal IMM dapat membantu mentransformasikan potensi itu menjadi kekuatan melalui pemikiran tercerahkan, jejaring luas, dan aksi konkret,” katanya.

Mirza juga berharap Muswil Fokal IMM melahirkan rumusan gagasan yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga membawa nilai religius dan moral yang menyentuh kehidupan masyarakat. Pembangunan Lampung, tegasnya, harus maju bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara peradaban.

Ia mengajak Fokal IMM untuk bersinergi dalam berbagai bidang seperti pengembangan pemuda, literasi digital, UMKM, kewirausahaan sosial, pendidikan politik kebangsaan, serta penguatan desa dan kelurahan.

“Pemerintah membutuhkan mitra yang memiliki kedalaman spiritual dan keteguhan moral agar pembangunan berjalan jujur, bersih, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Hadir dalam agenda tersebut Sekretaris Jenderal DPP Fokal IMM Yusuf Warsyim, Bendahara Umum Fikri Yasin, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kaban Kesbangpol Senen Mustakim, Ketua Fokal IMM Lampung Suprapto, Ketua KPU Erwan Bustami, Komisioner Bawaslu Gistiawan, Ketua Komisi Informasi, Kepala Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf, serta para pengurus IMM dan Fokal IMM Lampung.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *