Example floating
Example floating
Berita

Korban Tabrak Lari Truk Tangki di Bandar Lampung Terbaring Tanpa Biaya Perawatan

16
×

Korban Tabrak Lari Truk Tangki di Bandar Lampung Terbaring Tanpa Biaya Perawatan

Sebarkan artikel ini
Korban Tabrak Lari membutuhkan uluran bantuan/Ist.

BANDAR LAMPUNG – Benny Murdani, 39 tahun, warga Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, hingga kini masih terbaring lemah akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya di Jalan Soekarno-Hatta (bypass), beberapa waktu lalu. Keterbatasan biaya membuat Benny hanya menjalani perawatan di rumah orang tuanya di Kampung Selirit, Kecamatan Panjang Utara.

Kecelakaan terjadi saat Benny pulang dari tempat kerjanya. Sebuah truk tangki menabrak sepeda motor yang dikendarainya dari arah belakang. Benturan tersebut membuat Benny terjatuh ke badan jalan dan kembali terlindas dump truk jenis Fuso yang melintas. Sementara itu, sopir truk tangki yang diduga sebagai penyebab utama kecelakaan langsung melarikan diri dan hingga kini belum teridentifikasi.

Akibat insiden tersebut, Benny mengalami luka berat. Kaki kirinya remuk, paha kanan patah, serta mengalami luka serius di bagian anus dan organ reproduksi. Kondisi itu membuat Benny harus menjalani buang air besar melalui lubang di bagian perut samping. Bahkan, menurut keterangan keluarga, alat vital korban mengalami kerusakan parah.

“Biaya perawatan di rumah sekitar Rp500 ribu sampai Rp700 ribu setiap dua hari. Kami sudah sangat kesulitan,” kata Nelly, adik Benny, saat ditemui di kediaman orang tua mereka.

Benny merupakan tulang punggung keluarga. Ia memiliki tiga orang anak yang masih berusia dini, masing-masing Haikal (8 tahun), Gina (7 tahun), dan Arya yang baru berusia sekitar satu tahun. Sejak kecelakaan itu, Benny tidak lagi mampu bekerja dan menafkahi keluarganya.

Pihak keluarga mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tabrak lari tersebut, terutama untuk menemukan dan mempertanggungjawabkan sopir truk tangki yang melarikan diri.

Selain berharap pada penegakan hukum, keluarga juga membuka pintu bantuan dari masyarakat. Donasi dapat disalurkan melalui rekening BRI 570401026057533 atas nama Rina Widya Ramadhani, atau diserahkan langsung ke kediaman keluarga korban di Kampung Selirit, Lingkungan II/RT 005, Kecamatan Panjang Utara, Bandar Lampung.(*)

Editor: M. Davit Saputra, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *