LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dengan mulai mengerjakan 62 paket pekerjaan jalan provinsi pada Maret 2026.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M Taufiqullah, mengatakan percepatan ini merupakan arahan langsung Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal agar pembangunan tidak menunggu terlalu lama.
“Biasanya, setelah lelang selesai, pekerjaan lapangan baru dimulai sekitar April atau Mei. Namun, sesuai arahan Bapak Gubernur, pembangunan dimulai lebih awal, yakni Maret,” ujar Taufiqullah, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat terhadap akses jalan yang layak, terutama di tengah tingginya curah hujan yang menyebabkan banyak ruas jalan mengalami kerusakan.
Sejak Januari 2026, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) BMBK di berbagai wilayah telah melakukan penambalan jalan sebagai langkah mitigasi sementara agar lubang-lubang di badan jalan tidak membahayakan pengguna.
“Perintahnya jelas, jangan menunggu lama. Masyarakat sudah menantikan jalan yang benar-benar mantap. Karena itu, kami sudah bergerak sejak Januari,” tegasnya.
Taufiqullah menjelaskan, pada 2025 lalu, Pemprov Lampung merealisasikan 52 paket pekerjaan jalan. Hasilnya, tingkat kemantapan jalan provinsi meningkat menjadi sekitar 79,79 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang masih di bawah 78 persen.
Pada 2026, dengan penambahan 10 paket menjadi total 62 paket pekerjaan, Pemprov Lampung menargetkan lonjakan signifikan terhadap kualitas dan jangkauan infrastruktur jalan provinsi.
Selain perbaikan rutin, proyek tahun ini juga mencakup peningkatan struktur jalan strategis serta pembangunan jembatan penghubung antardaerah.
“Kita ingin percepatan bukan hanya dari sisi waktu, tetapi juga kualitas. Ketika jalan mantap, ekonomi daerah akan ikut bergerak,” pungkasnya.(*)












