LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung tiga lokasi perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Way Kanan, Rabu (8/4/2026), sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut.
Ruas pertama yang dikunjungi adalah Kasui–Air Ringkih sepanjang 5,6 kilometer. Proyek senilai Rp53,3 miliar itu dikerjakan menggunakan konstruksi rigid beton.
Selanjutnya, gubernur meninjau perbaikan ruas Jalan Soponyono–Serupa Indah sepanjang 1 kilometer dengan nilai anggaran Rp7,6 miliar menggunakan konstruksi flexible pavement atau aspal.
Kunjungan diakhiri dengan pengecekan ruas Tegal Mukti–Tajab sepanjang 8,93 kilometer. Proyek senilai Rp67 miliar tersebut juga menggunakan konstruksi flexible pavement.
Dalam kesempatan itu, Rahmat Mirzani Djausal mengakui masih banyak ruas jalan provinsi di Lampung yang mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Meski demikian, ia memastikan pemerintah akan melakukan perbaikan secara bertahap.
“Banyak sekali jalan rusak di Provinsi Lampung dan proses perbaikannya tidak mudah. Hari ini kami hadir untuk memperbaiki jalan. Saya tidak ingin kesabaran masyarakat terabaikan. Mereka bayar pajak dengan harapan jalan diperbaiki, jangan sampai hasilnya tidak memuaskan,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan infrastruktur jalan tersebut dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kondisi jalan provinsi di Lampung.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menjelaskan Kabupaten Way Kanan memiliki 13 ruas jalan provinsi dengan total panjang mencapai 261,199 kilometer.
Berdasarkan data tahun 2025, sebanyak 124,795 kilometer atau 58,74 persen jalan berada dalam kondisi baik. Selain itu, 28,621 kilometer berkondisi sedang, 6,71 kilometer rusak ringan, dan 101,073 kilometer mengalami rusak berat.
Pada 2026, Pemprov Lampung mengalokasikan tujuh paket pekerjaan dengan total panjang penanganan 20,20 kilometer. Tiga paket telah memasuki tahap konstruksi sejak awal April 2026, sedangkan empat paket lainnya masih dalam proses lelang.
“Diperkirakan pada 2026 tingkat kemantapan jalan provinsi di Way Kanan meningkat menjadi 66,65 persen,” kata Taufiqullah.
Program perbaikan jalan tersebut didukung melalui pembiayaan dari dana pinjaman yang telah ditandatangani Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank BJB, serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam peninjauan itu, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Ganjar Jationo.(*)












