LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus. Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Jami Hidayatul Muttaqien, Gisting, Kamis (26/02/2026).
Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp81,76 miliar untuk program rekonstruksi jalan di Kabupaten Tanggamus. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp58 miliar.
“Tahun 2026 ini Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan Rp81,76 miliar dengan luas perbaikan rekonstruksi jalan hampir 9 kilometer,” ujar Jihan.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan difokuskan pada wilayah penyangga ekonomi serta kawasan destinasi wisata unggulan, termasuk ruas Cukuh Balak hingga Teluk Kiluan. Menurutnya, perbaikan akses jalan menjadi prioritas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata daerah.
Selain itu, Pemprov Lampung juga terus menjalankan sejumlah program strategis di berbagai sektor. Di bidang pendidikan, pemerintah daerah melaksanakan kebijakan pembebasan uang komite bagi SMA/SMK Negeri serta pembangunan Sekolah Rakyat.
Di sektor ekonomi, program “Desaku Maju” terus didorong, dengan fokus pada hilirisasi sektor pertanian serta peningkatan kemudahan akses pupuk bagi petani.
Wagub juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang mengalokasikan sekitar Rp100 miliar dari APBD kabupaten untuk perbaikan jalan lokal. Ia menilai sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten sangat penting, terutama dalam kondisi keterbatasan ruang fiskal daerah.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga spiritual. Pemerintah Provinsi Lampung turut menyalurkan hibah untuk ratusan rumah ibadah serta memberikan insentif bagi guru ngaji sebagai bagian dari penguatan nilai keagamaan masyarakat.
“Kami ingin membangun secara menyeluruh, tidak hanya infrastruktur fisik tetapi juga spiritual, agar generasi muda tumbuh dengan karakter yang kuat,” tegasnya.(*)












