Example floating
Example floating
Lampung

Gubernur Mirza Pastikan Distribusi BBM dan LPG di Lampung Tetap Lancar

22
×

Gubernur Mirza Pastikan Distribusi BBM dan LPG di Lampung Tetap Lancar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mirza/Ist.

LAMPUNG – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Provinsi Lampung dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan dalam pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Senin (6/4/2026).

Gubernur Mirza mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan dampak situasi geopolitik global terhadap distribusi energi di Lampung, khususnya terkait ketersediaan BBM dan LPG.

“Dari Pertamina Patra Niaga disampaikan bahwa suplai BBM, terutama subsidi, tidak akan ada masalah. Begitu juga dengan LPG,” ujar Mirza.

Ia menegaskan tidak terdapat pengurangan kuota BBM subsidi untuk Provinsi Lampung. Distribusi energi juga dipastikan berjalan lancar dengan harga yang tetap stabil.

“Yang perlu digarisbawahi, tidak ada pengurangan kuota. Distribusi lancar, harga masih sama,” tegasnya.

Mirza mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Menurutnya, tindakan tersebut justru berpotensi mengganggu kelancaran distribusi di lapangan.

“Kuota sudah disesuaikan dengan konsumsi masyarakat. Tapi kalau ada panic buying, itu yang bisa membuat pasokan terasa sempit,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi terkait isu kelangkaan energi.

“Tidak ada masalah, semuanya aman. Jangan panic buying,” tandasnya.

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, memastikan pasokan energi di Lampung tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami menyediakan suplai energi, baik BBM maupun LPG, sesuai kebutuhan masyarakat. Jadi secara ketersediaan itu cukup,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, distribusi energi dilakukan secara terukur berdasarkan kuota yang telah ditetapkan. Dengan pola konsumsi yang normal, pasokan dipastikan tetap terpenuhi.

“Untuk penggunaan BBM subsidi, realisasinya masih dalam koridor kuota yang ada,” katanya.

Ia menegaskan tidak ada pengurangan kuota BBM subsidi dan Pertamina akan terus memastikan pasokan tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.

“Tidak ada pengurangan kuota, artinya akan selalu dicukupi sesuai kebutuhan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *