Example floating
Example floating
Berita

Wira Garden Berbenah

9
×

Wira Garden Berbenah

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Taman Wisata Wira Garden terus melakukan pembenahan menyeluruh pasca kejadian yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) lalu. Pengelola kini fokus meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan guna memastikan pengunjung dapat berwisata dengan lebih aman.

Sejak berdiri pada tahun 2000an, Wira Garden disebut selalu beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. Namun, insiden yang terjadi awal April lalu menjadi momentum penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi besar-besaran.

“Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Ke depan, penguatan sistem keamanan pengunjung menjadi prioritas utama,” ujar Pengelola Wira Garden, Dedy Haryanto, dalam rilisnya, Jumat (17/4/2026).

Sejumlah langkah konkret telah dilakukan. Selain memperkuat sistem yang sudah ada, seperti penempatan petugas dan pemberian imbauan di lokasi, manajemen kini menambah petugas pemantau informasi cuaca di wilayah hulu. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama dengan aparat setempat untuk mendeteksi potensi risiko air pasang lebih dini.

Tak hanya itu, mitigasi terhadap pengunjung yang beraktivitas di area sungai juga diperketat. Dengan sistem baru InsyaAllah pengosongan area bisa dilakukan lebih awal bahkan hingga hitungan jam sebelum potensi risiko muncul.

Perbaikan juga dilakukan di pintu masuk, dengan penambahan standar operasional prosedur (SOP) berupa imbauan yang wajib diperhatikan setiap pengunjung sejak awal kedatangan.

“Perbaikan sistem keamanan ini kami harapkan menjadi titik balik bagi manajemen. Kami berkomitmen, musibah kemarin adalah yang pertama dan terakhir terjadi di tempat ini,” tegas Dedy.

Lebih lanjut, pihak pengelola menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah terkait audit keamanan destinasi wisata di Provinsi Lampung, khususnya di Kota Bandar Lampung.

Terkait korban dalam insiden tersebut, manajemen Wira Garden juga telah menyalurkan santunan sebagai bentuk tanggung jawab. Komunikasi dengan keluarga korban, menurut Dedy, terus terjalin secara baik dan kekeluargaan.

“Termasuk komitmen kami untuk membantu pendidikan adik salah satu korban,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *